Tampilkan postingan dengan label Sejarah Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sejarah Islam. Tampilkan semua postingan

Senin, 01 Februari 2016

Belajar Kemandirian Dari Nabi Muhammad SAW



Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam mengajarkan umatnya untuk hidup mandiri. Kalau kita menelusuri jejak hidup beliau, akan kita temukan betapa beliau seorang yang sangat mandiri. Beliau tak segan mengerjakan pekerjaan kasar sebagaimana dikerjakan orang kebanyakan. Beliau sering menambal sendiri jubahnya, menjahit sepatunya, dan melakukan setumpuk pekerjaan rumah. Bagi beliau, pekerjaan kasar tidak mengurangi sedikitpun kemuliaannya sebagai Utusan Allah.

Bagi sebagian pemimpin, mengerjakan pekerjaan kasar seperti mencari kayu bakar akan dianggap hina, atau setidaknya mengurangi gengsi. Akan tetapi bagi Rasulullah Shallallahu ‘alahi wasallam, pekerjaan apapun yang dikerjakan secara jujur, profesional, dan bermanfaat untuk semua, maka pekerjaan itu adalah mulia. Kemuliaannya dan kehormatannya tidak berkurang sedikitpun hanya karena beliau mengerjakan pekerjaan kasar. Sebaliknya, beliau merasa bangga dan mulia jika bisa mengerjakan sendiri tugasnya, termasuk tugas kerumahtanggaan.

Rabu, 11 November 2015

Kisah Perjalanan Umar Bin Khattab Ke Syam Dengan Budaknya



Dalam sebuah buku “Shalat Penuh Makna, Abdul Karim Muhammad Nashr”, diceritakan bagaimana Umar sebagai seorang pemimpin memperlakukan seorang budak.

Ketika Umar bin Khaththab r.a mengadakan perjalanan ke Syam, ia bergantian menaiki kendaraan dengan budaknya. Setelah mengendarai unta sejauh satu farsakh sementara budaknya memegangi tali kekang unta itu, Umar turun dan menyuruh budaknya untuk menaiki unta. Bergantian, Umar yang memegangi tali kekangnya dan dituntunnya sejauh satu farsakh. Begitulah mereka berdua melakukannya sampai ketika dekat Syam, tibalah giliran budak itu yang menaiki unta, sedang Umar yang memegangi tali kekang unta.

Rabu, 01 Juli 2015

Guru. Murid Dan Pujian Ulama Terhadap Imam Muslim


Imam Muslim mempunyai guru hadits sangat banyak. Diantaranya adalah Usman bin Abi Syaibah, Abu Bakar bin Syaibah, Syaiban bin Farukh, Abu Kamil Al-Juri, Zuhair bin Harab, ‘Amar An-Naqid, Muhammad bin Musanna, Muhammad bin Yasar, Harun bin Sa’id Al-Aili, Qutaibah bin Sa’id dan lain sebagainya.
 
Banyak para ulama yang meriwayatkan hadits dari Muslim, bahkan diantaranya terdapat ulama besar yang sebaya dengan dia. Diantaranya Abu Hatim ar-Razi, Musa bin Harun, Ahmad bin Salamah, Abu Bakar bin Khuzaimah, Yahya bin Said, Abu Awanah al-Isfarayini, Abi Isa at-Tirmidzi, Abu Amar Ahmad bin Al-Mubaraq Al-Mustamli, Abul Abbas Muhammad bin Ishaq bin As-Sarraj, Ibrahim bin Muhammad bin Sufyan Al-Faqih Az-Zahid. Nama terakhir ini adalah perawi utama bagi Shahih Muslim. Dan Masih banyak lagi muridnya yang lain.

Rabu, 17 Juni 2015

Mengenal Imam Muslim



Nama Imam Muslim sudah sangat familiar ditengah-tengah masyarakat Islam. Sebuah buku berjudul “Shahih Bukhari-Muslim” yang diterbitkan oleh Penerbit Jabal Bandung memaparkan riwayat singkat Imam Muslim tersebut.
Dijelaskan, bahwa nama lengkap Imam Muslim ialah Imam Abdul Husain bin Al-Hajjaj bin Muslim bin Kausyaz Al-Qusyairi an-Naisaburi. Dia dilahirkan di Naisabur tahun 206 H. Sebagaimana dikatakan oleh al-Hakim Abu Abdullah dalam kitabnya “Ulama’ ul Amsar”. Imam Muslim adalah penulis kitab Shahih dan kitab ilmu hadits.

Rabu, 10 Juni 2015

Mengenal Imam Bukhari (Kekuatan Hafalan Dan Kecerdasannya)



”Saya hafal hadits di luar kepala sebanyak 100.000 hadits shahih dan 200.000 hadits yang tidak shahih”: Demikian pernyataan Imam Bukhari yang dimuat dalam buku Shahih Bukhari-Muslim. Buku ini diterbitkan oleh Penerbit Jabal Bandung.

Mengenai kekuatan hafalan dan kecerdasan Imam Bukhari ini dijelaskan, bahwa kekuatan hafalan, kecerdasan, pengetahuan tentang parawi hadits dan ilatnya yang terdapat pada Bukhari, merupakan salah satu tanda kekuasaan dan kebesaran Allah Ta’ala. Allah telah memeliharanya dan para penghimpun hadits lainnya untuk menghafal dan menjaga sunnah Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam. Imam Bukhari berkata :”Saya hafal hadits di luar kepala sebanyak 100.000 hadits shahih dan 200.000 hadits yang tidak shahih”.

Rabu, 03 Juni 2015

Mengenal Muhammad Nashiruddin Al-Albani



Beliau adalah Muhammad Nashiruddin bin Nuh bin Adam Najati. Dilahirkan di Usqudaroh ibukota Albania pada tahun 1332 H/1914 M. Kemudian bertempat tinggal di Damaskus Syiria. Lalu hijrah dan wafat di Jordania. 

Beliau seorang ahli hadis, seorang ahli fikih, da’i yang menyeru kepada kitabullah dan sunnah Rasulullah di atas manhaj salafus shalih. Seorang pengarang yang cermat, dan seorang ulama dalam berbagai ilmu.

Ayah beliau bernama al-Haj Nuh, seorang ulama terkemuka mazhab Hanafi di negaranya. Ketika negara Albania dipimpin penguasa yang bernama Ahmad Zongo dan menerapkan hukum sekuler, kaum muslimin di negeri itu tertekan. Maka, hijrahlah al-Haj Nuh beserta seluruh anak-anaknya, diantara mereka adalah Muhammad Nashiruddin untuk menyelamatkan agamanya ke negeri Syam dikarenakan keutamaan-keutamaan negeri Syam yang telah disebutkan dalam hadis Rasulullah. Di negeri inilah kehidupan mereka menjadi tenang.

Rabu, 06 Mei 2015

Meneladani Sifat Dan Akhlak Imam Bukhari



”Saya meninggalkan 10.000 hadits yang diriwayatkan oleh perawi yang dipertimbangkan, dan juga meninggalkan hadits yang jumlahnya sama atau lebih, karena menurut pandanganku, perawinya perlu dipertimbangkan”: Demikian ungkapan ketegasan sikap Imam Bukhari. Ketegasan lainnya adalah ketika dia menolak mengajar Gubernur Bukhara Khalid bin Ahmad Az-Zuhali dan para putranya. Sifat seperti itu merupakan sifat terpuji para ulama rabbani yang tidak takut, kecuali hanya kepada Allah dan tidak mau mengajar karena mengharap kemewahan dan kedudukan. Dalam sejarah Islam, banyak ulama bersikap seperti itu, terutama pada zaman keemasan Islam yang pertama. Bagaimana dengan sikap para ulama zaman ini?

Rabu, 22 Oktober 2014

Pengertian Ababil, Siijil Dan Al-'Ashfu



Kisah-kisah yang berhubungan dengan Ka’bah dan Mekah, selalu menarik perhatian. Kisah tersebut dapat menjadi motivasi untuk terus menegakkan ajaran Islam. Salah satu kisah tersebut, adalah tentang burung Ababil. Burung ini memporak-porandakan pasukan bergajah Abrahah. 

Didalam Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir, dijelaskan bahwa Ababil ialah kawanan yang banyak sekali, yang datang dari segala penjuru. Ibnu Hisyam mengatakan:” Orang-orang Arab tidak pernah menggunakan kata itu dalam bentuk tunggal”. Akan tetapi Imam Nasa’i telah berkata:” Aku pernah mendengar sebagian ahli nahwu mengatakan bahwa bentuk tunggal dari Ababil itu adalah iibil”. 

Adapun mengenai sijjil, Ibnu Hisyam mengatakan:” Yunus an-Nahwi dan Abu Ubaidah mengabarkan kepadaku bahwa dikalangan warga Arab, kata itu berarti ‘keras sekali’.” Namun sebagian ahli tafsir ada yang menyebutkan, bahwa kata itu merupakan gabungan dua kata Parsi, warga Arab menjadikannya satu kata. Kata itu ialah sinju dan jillu. Yang pertama berarti batu dan kedua berarti tanah. Maka arti ini seperti yang telah dikatakan oleh Ibnu Abbas bahwa sijjil adalah batu yang terbuat dari tanah. Sedangkan al-‘ashfu berarti daun tanaman atau daun kubis bila dimakan oleh hewan, kemudian berubah menjadi kotoran. (Ringkasan tafsir Ibnu Katsir, Muhammad Nasib Ar-Rifa’i)

Rabu, 14 Mei 2014

Kisah Abrahah Dan Penyerangan Ka'bah


Ketika menjelaskan tafsir surat ke 105 “Al-Fill” ayat 1 s/d 5, Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir menceritakan sebuah peristiwa besar yang merupakan irhash dan batu loncatan  bagi pengutusan Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wa sallam. Sebab ditahun itulah beliau dilahirkan menurut pendapat yang paling masyhur.

Dikisahkan, Abrahah telah membangun sebuah gereja di kota Shan’a, sebuah bangunan yang tinggi menjulang ditaburi dengan batu permata disetiap penjurunya. Dia bertekad akan memindahkan warga Arab ke sana, bukan ke Ka’bah lagi. Dia menyerukan hal itu didaerah kekuasaannya. Timbullah kebencian dihati warga Adna dan Qahtan. Bahkan, warga Quraisy sangat murka. Sampai-sampai salah seorang dari mereka pergi kesana dan masuk kedalam gereja di malam hari, lalu membuat kerusuhan di dalamnya. Lalu dia kembali pulang. Hal itu diketahui oleh Abrahah. Kemudian dia bersumpah akan pergi menuju  Baitullah di Mekah dan akan merobohkannya menjadi berkeping-keping. Sedangkan menurut riwayat Muqatil bin Sulaiman menyebutkan bahwa ada seorang pemuda Quraisy masuk kedalam gereja itu, lalu membakarnya. Padahal waktu itu angin sangat hebat sekali. Lalu terbakarlah gereja besar itu dan roboh ke tanah.

Rabu, 07 Mei 2014

Kasih Sayang Nabi Muhammad SAW

Diriwayatkan dari “Aisyah r.a isteri Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam katanya: Sesungguhnya beliau pernah bertanya kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam,” Wahai Rasulullah! Apakah anda (Nabi) pernah mengalami suatu hari yang lebih berat dari hari peperangan Uhud? 

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab:” Ya! Waktu itu aku bertemu dengan kaummu (Quraisy) , tetapi yang lebih berat lagi ialah ketika aku berada pada hari Aqabah. Aku menyeru Ibnu Abdul Yalil bin Abdul Kulal untuk mengikuti ku memeluk agama Islam. Namun ia enggan memenuhi ajakan tersebut.

Rabu, 30 April 2014

Orang Kafir Takut Terhadap Do'a Nabi Muhammad SAW


Banyak ujian dan cobaan yang dihadapi oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alahi wa sallam didalam menegakkan ajaran Islam. Adakalanya, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menghadapi sikap-sikap orang kafir Quraisy dengan berdo’a kepada Allah Ta’ala. Ternyata orang-orang kafir sangat takut dengan do’a Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Hal ini dapat kita temukan dalam hadits berikut ini:

Diriwayatkan dari Ibnu Mas’ud r.a katanya: Suatu ketika Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wa sallam sedang shalat berdekatan dengan Ka’bah. Sementara itu Abu Jahal dan para sahabatnya duduk disekitarnya karena sehari sebelumnya mereka beramai-ramai menyembelih seekor unta, lalu Abu Jahal berkata:” Siapakah diantara kamu yang berani mengambil ari-ari unta dari Bani Fulan dan meletakkannya pada kedua bahu Muhammad ketika dia sedang sujud?

Rabu, 15 Januari 2014

Mengenal Dan Meneladani Siti Khadijah

Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam mendapat dukungan penuh dari isterinya Siti Khadijah didalam mengemban tugas kerasulan. Mengenal Siti Khadijah, seyogianya memberikan dorongan kepada kita untuk terus berusaha berbuat untuk tegaknya nilai-nilai Islam. Usaha penegakan nilai-nilai Islam itu, merupakan perjuangan bagi kita. Perjuangan dengan menggunakan berbagai kerunia yang telah diberikan Allah Ta’ala.

Al Qur’an dan Terjemahnya, Wakaf Dari Pelayan Dua Tanah Suci Raja Abdullah bin Abdul Aziz Ali Sa’ud menceritakan sosok Siti Khadijah. Dijelaskan, bahwa Siti Khadijah adalah masih satu keturunan dengan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam yaitu bertemu pada Qushai.

Rabu, 25 September 2013

Hijrah Ke Habasyah (Sejarah Ringkas Nabi Muhammad SAW)


Perjuangan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam di dalam menegakkan agama Islam tidak mudah. Pada awalnya, banyak yang menentang usaha tersebut. Bermacam-macam gangguan dan penghinaan ditujukan orang-orang Quraisy kepada Nabi. Sedangkan pengikut Nabi menerima bermacam-macam siksaan.

Membaca sejarah tentang bagaimana sulitnya menegakkan ajaran Islam, seyogianya dapat menjadi pendorong bagi kita untuk terus mempelajari, memahami dan mengamalkan ajaran Islam dengan sebaik-baiknya. Sebab, sekarang ini sudah sangat banyak kemudahan untuk mempelajari, memahami dan mengamalkan ajaran Islam itu.
 
Al Qur’an dan Terjemahnya, Wakaf Dari Pelayan Dua Tanah Suci, Abdullah bin Abdul Aziz Ali Sa’ud, telah menceritakan sebagian kesulitan yang dialami Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam beserta pengikutnya.

Rabu, 17 Juli 2013

Karya Tulis Muhammad Nashiruddin Al- Albani


Nama lengkapnya adalah Abu Abdirrahman Muhammad Nashiruddin bin al Haj Nuh al-Albani. Ulama yang lahir di Shkoder, Albania pada 1914 itu dikenal sebagai ahli hadits. Ketertarikan pada ilmu hadits ketika ia berusia 20 tahun dengan kegemarannya membaca Majalah Al-Manar, sebuah majalah yang di terbitkan Syaikh Muhammad Rasyid Ridha. Ia terkesan dengan pembahasan-pembahasan hadits pada majalah itu.

Rabu, 22 Mei 2013

Kisah Perang Badar Kubra (Ringkasan Sejarah Nabi Muhammad SAW)


Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wa sallam pernah sekali membulatkan tekad menghadang salah satu kafilah dagang Quraisy. Beliau keluar diiringin 313 orang yang hanya dibekali 2 ekor kuda dan 70 ekor onta. Sementara kafilah Quraisy terdiri dari 1.000 ekor onta dipimpin oleh Abu Sufyan besera 40 orang bersamanya. Hanya saja, Abu Sufyan telah mengetahui keluarnya kaum muslimin. Lalu ia mengirim utusan ke Mekkah untuk memberitahukan hal ini, sekaligus meminta bantuan mereka. Abu Sufyan mengalihkan jalannya dan pergi dari jalan lain, sehingga mereka tidak berjumpa dengan kaum muslimin. Sedangkan kaum Quraisy telah keluar dengan pasukan yang berjumlah 1.000 tentara, namun utusan Abu Sufyan telah sampai kepada mereka dengan mengabarkan keselamatan kafilah dan meminta mereka kembali ke Mekkah. Akan tetapi Abu Jahal menolak untuk kembali, ia memerintahkan pasukan untuk melanjutkan perjalanan ke Badar.
Setelah mengetahui kaum Quraisy keluar, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bermusyawarah dengan para sahabatnya dan semua sepakat untuk menemui dan memerangi orang-orang kafir. Di pagi hari Jum’at tanggal 11 Ramadhan tahun kedua H, kedua kelompok saling berhadapan dan terjadilah perang dahsyat. Peperangan diakhiri dengan kemenangan kaum muslimin dengan 14 orang gugur sebagai syahid. Sedangkan dari kaum musyrikin telah tewas 70 orang dan 70 orang lainnya di tawan.

Senin, 04 Februari 2013

Penaklukan Kota Mekkah (Sejarah Ringkas Nabi Muhammad SAW)


Pada tahun delapan hijriyah, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam memutuskan untuk menaklukkan kota Mekkah. Maka, pada tanggal 10 Ramadhan, beliau berangkat bersama puluhan ribu pasukan menuju Mekkah. 

Kaum Muslimin memasuki Mekkah tanpa terjadi peperangan, kaum Quraisy menyerah dan Allah memberikan kemenangan kepada kaum Muslimin. Lalu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menuju Ka’bah untuk melakukan thawaf dan shalat dua rakaat didalamnya. 

Selasa, 29 Januari 2013

Keadaan Bangsa Arab Sebelum Kenabian Muhammad SAW

Salah satu manfaat mempelajari sejarah dari sumber yang benar, akan memberikan pemahaman kepada kita tentang kondisi masa lalu.  Perkembangan dimasa sekarang, sedikit banyak ada hubungannya dengan kondisi masa lalu itu. Mempelajari sejarah bangsa Arab sebelum kenabian, akan memberikan gambaran kepada kita bagaimana beratnya perjuangan menegakkan agama Islam. 

Dalam buku “Ringkasan Sejarah Nabi Muhammad SAW” dijelaskan tentang keadaan bangsa Arab sebelum kenabian. Animisme (menyembah berhala) adalah agama mayoritas bangsa Arab, dan karena mereka menganut paham animisme yang bertentangan dengan agama yang lurus ini, maka masa kehidupan mereka dinamakan masa jahiliyah.

Selasa, 08 Januari 2013

Mukjizat Nabi Muhammad SAW

Mukjizat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang paling agung adalah Al-Quran yang telah melemahkan bangsa Arab yang memiliki ketinggian bahasa. Allah menantang mereka untuk membuat sepuluh surat yang sama dengan Al-Quran, atau satu surat saja, atau satu ayat saja. Dan kaum musyrikin benar-benar menyaksikan ketidak-mampuan mereka .

Kaum musyrikin meminta diperlihatkan satu ayat kepada mereka, dan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam memperlihatkan terbelahnya bulan hingga menjadi dua bahagian, air mengalir dari jari-jari beliau, kerikil bertasbih ditelapak tangannya yang kemudian juga bertasbik ketika diletakkan ditangan Abu Bakar, Umar dan Utsman.

Selasa, 11 Desember 2012

Peristiwa Pembelahan Dada (Sejarah Ringkas Nabi Muhammad SAW


Pada suatu hari, ketika itu Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam mendekati usia 4 tahun, tepatnya disaat beliau bersama putra Halimah bermain jauh dari perkemahan. Maka datanglah putra Halimah sambil berlari, sedang pada raut mukanya terlihat tanda-tanda kecemasan. Ia meminta agar Halimah menyusul saudaranya Muhammad, lalu Halimah pun menanyakannya tentang permasalahannya. Kemudian anak ini berkata :” Sungguh saya melihat dua orang laki-laki berpakaian putih, mereka mengambil Muhammad dari kami dan menelentangkannya, lalu mereka membelah dadanya”.

Rabu, 21 November 2012

Keislaman Umar Bin Khattab Dan Embargo Terhadap Kaum Muslimin


Keislaman Umar bin Khattab merupakan kemenangan bagi kaum muslimin. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah menjulukinya dengan al-Faruq, karena Allah telah memisahkan antara yang haq dan yang bathil karenanya. Beberapa hari setelah keislamannya, Umar berkata kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam :” Wahai Rasulullah, bukankah kita diatas kebenaran? Beliau menjawab :” Memang benar”. Umar berkata :” Kalau begitu untuk apa kita bersembunyi dan menutup diri?