Adalah kenyataan yang kita saksikan sehari-hari ternyata
kebahagiaan yang dirindukan bukanlah hal yang mudah didapat. Kita sering
mendapatkan orang-orang yang pusing dan nelangsa karena tidak punya uang, namun
bersamaan dengan itu kita sering melihat orang yang menderita stress dan
was-was melekat pada orang-orang yang justeru kelebihan uang. Dan adapula yang
merasa sempit dan sengsara karena dia adalah orang yang banyak hutang.
Begitupun berkaitan dengan rupa, harta, kedudukan, kekuasaan, popularitas,
gelar dan aksesoris duniawi lainnya ternyata sama sekali tidak bisa menjamin
akan ketenteraman, kenikmatan, dan kebahagiaan, apakah sebabnya?
Tampilkan postingan dengan label syukur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label syukur. Tampilkan semua postingan
Rabu, 30 Mei 2012
Kamis, 01 Maret 2012
Indahnya Kehidupan dan Bersyukur
Seharusnya kita berperilaku seperti
orang yang terjepit ibu jarinya, lalu dia sibuk menghitung semua jari yang
tidak terjepit, dan dengan penuh rasa syukur berkata: “ Alhamdulillah, sembilan
belas jari saya selamat. Untung ibu jari saja yang terluka”. Begitupun tatkala
dompet seorang pemuda hilang, sesudah berucap innalillahi wa innailaihi
roji’un, dia pun segera berucap Alhamdulillah, untung yang hilang hanya
dompetnya saja tidak dengan celananya. Ketika dioperasi usus buntu, maka ahli
syukur akan merasa beruntung karena dari
saluran isi perutnya yang banyak ragam dan macamnya hanya ususnya saja yang
sakit, itupun hanya yang buntunya saja.
Langganan:
Postingan (Atom)
