Tampilkan postingan dengan label motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label motivasi. Tampilkan semua postingan

Senin, 30 Oktober 2017

Mudahnya Mengurus Paspor



Ketika mendapat undangan untuk berkunjung keluar negeri, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah menyiapkan paspor. Hal itulah yang kami lakukan. Datang ke Kantor Imigrasi mencari informasi. Setelah informasi didapat, mulailah membuka simpanan surat-surat.
Syarat untuk pengurusan paspor itu adalah:
1.      E-KTP/Resi perekaman E-KTP.
2.      KK (Kartu Kelurga).
3.      Akte Kelahiran/Ijazah/Surat Nikah (tercantum tempat dan tanggal lahir).
4.      Paspor lama bagi yang sudah memiliki..
Semua dokumen tersebut di fotocopy di kertas A4 dengan menyertakan Dokumen Asli.
Pagi sekitar pukul 07.00 WIB, kami sudah tiba di Kantor Imigrasi. Ternyata sudah ada beberapa orang yang duduk-duduk di pelataran kantor didepan pintu utama. Setelah kami perhatikan, ternyata duduk dipelataran/teras itu merupakan antrian. Kami pun ikut antri.

Rabu, 18 Maret 2015

Ridho Dengan Takdir Allah



Ketika salah seorang diantara kita mengetahui sejauh mana kecintaan Allah kepadanya niscaya hal itu akan memotivasi dirinya agar senantiasa ridho terhadap ketentuan-Nya. Bagaimana tidak, padahal ia begitu yakin bahwa Rabbnya tidak akan menginginkan sesuatu untuk dirinya kecuali kebaikan. Dia tidak menciptakannya untuk diazab, tetapi Dia menciptakannya dengan tangan-Nya kemudian memuliakannya diatas seluruh makhluk dengan memasukkannya kedalam surga, negeri kenikmatan abadi. Apalagi setiap takdir (ketentuan) yang ditetapkan untuknya merupakan langkah yang dipersiapkan oleh Allah untuk menuju negeri ini.
Dengan demikian, takdir yang menyakitkan dan musibah yang melanda, tak lain hanyalah ‘alat’ yang digunakan Allah untuk mengingatkan para hamba-Nya akan hakikat keberadaan mereka di dunia, bahwa dunia bukanlah tempat tinggal mereka. Dunia adalah negeri ujian. Mereka harus segera kembali kepada-Nya sebelum hilangnya kesempatan. Allah berfirman:

Rabu, 18 Juni 2014

Perbuatan Suami Istri Yang Dibanggakan Allah



Memberikan pertolongan kepada orang lain yang membutuhkan, sudah sepatutnya kita lakukan. Perbuatan ini tidaklah sulit dilakukan pada saat kondisi kita dan keluarga memungkin untuk melakukannya. Dalam arti, kita memiliki persediaan harta atau apapun yang dibutuhkan orang lainnya itu dalam jumlah memadai. Namun, bagaimana halnya jika kita sedang dalam kondisi kekurangan juga?

Berkaca dari sikap para sahabat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, kondisi kekurangan tidaklah menjadi penghalang untuk selalu berbuat kebaikan menolong orang lain. Coba cermati hadits shahih berikut ini.

Rabu, 02 April 2014

Mencermati Peluang Usaha, Kemampuan Dan Penghasilan


Ketika melihat pengunjung halaman saya setiap hari hanya 2 digit, ada keinginan untuk meningkatkan jumlah pengunjung tersebut. Padahal, kemampuan penguasaan teknologi informasi sangat terbatas. Walaupun hobi membaca dan menulis, kemampuan menulis saya juga biasa-biasa saja.  

Disaat-saat memikirkan cara untuk meningkatkan pengunjung tersebut, saya teringat akan sebuah pembicaraan dengan seorang marketing. Suatu ketika dalam perjalanan dari Jakarta ke Jati Luhur, saya berbincang-bincang dengan seorang marketing dari sebuah perusahaan. Kami akan mengikuti kursus Tehnologi Informasi dan Komunikasi disana. Dia berbicara banyak tentang peluang usaha di Jakarta. Menurutnya, dengan jumlah penduduk sekitar 12 juta jiwa, Jakarta memang merupakan tempat berusaha  yang memiliki peluang cukup besar.  Tidak heran, banyak pendatang mengadu nasib di Jakarta. 

Rabu, 12 Maret 2014

Menumbuhkan Pola Pikir Pemberi Bukan Peminta


Suatu kali di zaman sahabat, ada seorang laki-laki yang baru datang dari melaksanakan ibadah haji. Ia tampak senang karena selama di Tanah Suci ia dapat menemani seorang alim lagi zahid.

Begitu senangnya hingga laki-laki itu bercerita kepada semua orang tentang pengalamannya. Menurutnya, orang alim itu sangat taat beribadah. Tiada waktu lowong kecuali diisi dengan zikir. Begitu ada waktu sedikit kosong, pasti digunakan untuk menggelar sajadah dan shalat sunnah.

Rabu, 04 Desember 2013

Cara Umar Bin Khaththab Memberikan Pertolongan


Setiap manusia berpeluang untuk tergelincir melakukan perbuatan maksiat. Oleh sebab itu, kita sepatutnya saling mengingatkan akan kebaikan Allah Ta’ala. Mencela saudara yang sedang tergelincir bukanlah jalan keluar terbaik. Kita perlu memberikan pertolongan kepadanya. 

Sebuah pengajaran telah dicontohkan oleh Umar bin Khaththab. Ketika seseorang sedang tergelincir, maka Umar memberikan pertolongan dengan nasehat. Kisah ini diriwayatkan didalam Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir jilid 4.

Rabu, 02 Oktober 2013

Berolah Raga Dan Mencari Rezeki


Beberapa kali saya melakukan kegiatan berolah raga pagi dihalaman sebuah masjid di kota ini. Dari sekian banyak orang-orang yang berada di halaman masjid tersebut, ada seseorang yang menarik perhatian saya. Seorang remaja penjual koran.
Sambil berkeliling, dia menawarkan koran. Kelilingnya melawan arus. Jadi, si penjual koran ini mendapatkan dua manfaat. Berolah raga dan mencari rezeki. Sementara yang lain, hanya berolah raga. Kalau pun ada pedagang lain, mereka hanya duduk menunggu pembeli.

Rabu, 04 September 2013

Pengertian Wajib Dalam Hati Orang Beriman


Manakala kita akan memberikan pengertian tentang ‘wajib’ haruslah memperhatikan maksud  yang terkandung dalam kaum muslimin.

Pertama, wajib yang harus dilakukan oleh setiap umat manusia. Ini tidak boleh dilalaikan karena ada suatu hambatan yang tidak terhenti karena ada suatu rintangan.

Selasa, 30 Juli 2013

Memaknai Ramadhan Dengan Menghitung Keuntungan


Suatu petang menjelang berakhirnya bulan Ramadhan, saya menyempatkan diri membeli cendol untuk perbukaan. Waktu itu saya berdomisili di kota Tanjungpinang. Cukup banyak pembeli lainnya. Situasi ini berlangsung hampir setiap petang.  “Puasa sudah mau habis ya pak”, kata sipenjual sambil membungkus cendol yang saya pesan. “Iya, kenapa? Saya bertanya sekedar menyambung pembicaraan. “Sepi lagi nanti”, katanya.
Pembicaraan dengan si penjual cendol itu lama singgah di pikiran saya. Dia non muslim. Namun, dia ikut menikmati bulan Ramadhan.  Ada kesan, dia merasa kehilangan dengan berakhirnya Ramadhan. Dagangannya mengalami kemajuan selama Ramadhan dan akan berkurang seiring dengan berakhirnya Ramadhan. Ramadhan memiliki arti tersendiri bagi si penjual cendol yang non muslim itu.

Rabu, 24 Juli 2013

Kebahagiaan Bersama Rasulullah SAW

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam suka bermusyawarah dengan para sahabatnya mengenai suatu persoalan yang terjadi juga menyenangkan mereka supaya mereka lebih giat dalam melakukan tugasnya. Sebagaimana Rasulullah bermusyawarah dengan mereka dalam peristiwa badar atau ikhwal keberangkatan menghadang kafilah musyrikin. Para sahabat berkata :” Wahai Rasulullah, jika engkau mengarungi lautan, niscaya kamipun akan ikut menempuhnya. Jika engkau menempuh kepekatan malam, niscaya kami mengikutimu. Kami tidak akan berkata kepada engkau sebagaimana Bani Israel kepada Musa. Mereka mengatakan, “ Pergilah kamu dan Tuhanmu, lalu berperanglah. Kami mau tinggal disini saja.’ Namun, kami mengatakan,’ Pergilah dan kami akan bersamamu, didepan, dikanan, dan dikirimu dalam berperang. (Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir Jilid I)

Rabu, 20 Maret 2013

Nasehat Untuk Anak (Kisah Luqman)

Banyak aktivitas perlu dilakukan dalam kehidupan ini. Namun, alangkah repotnya jika beraktivitas selalu ingin mengikuti kata orang. Boleh jadi, suatu aktivitas dianggap baik oleh sebagian orang, sedangkan bagi orang lainnya justeru dianggap tidak pantas dilakukan. Menghadapi kondisi ini, kita perlu mengambil sikap tegas. Memang, setiap pengambilan sikap, akan ada konsekwensinya.

Bagi yang suka mendengarkan dan mengikuti kata orang dalam beraktivitas, kisah berikut ini dapat menjadi panduan. Kisah ini dimuat dalam “Uswah, Bulletin Dakwah & Informasi Pusdai Jabar). Dalam sebuah riwayat diceritakan, pada suatu hari Luqman Hakim telah masuk kedalam pasar dengan menaiki seekor himar, manakala anaknya mengikuti dari belakang. Melihat tingkah laku Luqman itu, setengah orangpun berkata : “ Lihat itu orang tua yang tidak bertimbang rasa, sedangkan anaknya dibiarkan berjalan kaki.”

Rabu, 13 Maret 2013

Melakukan Aktivitas Berdasarkan Informasi Dan Pengalaman


Sehari setelah saya menjalani operasi katarak, seorang kerabat berkunjung kerumah. Sengaja datang untuk mendapatkan informasi tentang operasi katarak. Sebab, dia juga menderita katarak dan dokter sudah menyarankan untuk operasi mata.

Sudah banyak sebenarnya dia memperoleh informasi tentang operasi mata. Namun, keberanian untuk menjalaninya belum juga dimiliki. Apalagi ada informasi yang didengarnya, bahwa ada yang menjalani operasi justeru matanya tambah buram. Tentu saja hal ini menambah kekhawatirannya.

Rabu, 03 Oktober 2012

Mengutamakan Nilai Nilai Agama Dalam Bekerja


Ketika anak saya  bekerja disebuah perusahaan, setelah bekerja beberapa bulan dengan penghasilan yang lumayan dan fasilitas memadai, anak saya minta berhenti. Sebabnya, pemilik perusahan memarahinya karena minta izin untuk melaksanakan ibadah wajib. Keputusan itu, kami dukung sepenuhnya.

Tidak lama setelah berhenti, anak saya diterima bekerja disebuah perusahaan besar. Penghasilannya tiga kali lebih besar dibandingkan dengan gaji ditempat bekerja sebelumnya. Fasilitas yang diperoleh juga lebih baik. Termasuk hak untuk mendapatkan pensiun.

Kamis, 16 Agustus 2012

Memberi Motivasi Kepada Anak


Anak-anak sangat membutuhkan motivasi. Dengan adanya motivasi itu, ada semangat untuk meraih prestasi. Semangat untuk berprestasi itu penting, apalagi  prestasi dalam beribadah. Sebab, ibadah merupakan kunci utama dalam meraih kebahagiaan.

Salah satu upaya memotimasi anak-anak adalah dengan memberikan perlakuan istimewa ketika meraih sebuah prestasi. Tentu saja istimewa itu tidak dalam arti berlebihan. Perlakuan sedikit berbeda, sudah dapat dikatakan istimewa. Dampak positifnya cukup signifikan.

Kamis, 09 Agustus 2012

Pengajaran Dari Laptop Dan Game


Sebagaimana lazimnya, ketika hendak melakukan perjalanan ke kota lain, kami selalu menanyakan kepada cucu-cucu, mau dibelikan apa. Terasa lebih nyaman membawa oleh-oleh yang memang dikehendaki.
Waktu itu, cucu kedua yang berumur belum 6 tahun minta dibelikan game untuk laptop. Jika bepergian agak lama, saya selalu membawa laptop. Disamping berisi tulisan, didalamnya ada beberapa mainan (game). Cucu yang satu ini, suka sekali bermain game di laptop itu. Satu mainan yang lagi digemarinya, belum tersimpan.

Kamis, 02 Agustus 2012

Latihan dan Ibadah


Puasa diwajibkan kepada umat Islam yang telah cukup umur. Namun, sebelum mencapai umur tersebut, tidak ada salahnya memberikan latihan dulu. Sehingga sampai waktunya, si anak tidak lagi merasakan, bahwa tidak makan dan tidak minum selama kurang lebih 14 jam bukan lagi beban berat.

Dengan maksud itulah saya mencoba melatih seorang cucu laki-laki yang berumur sekitar 5 tahun lebih untuk mulai melaksanakan puasa. Alhamdulillah, latihan itu berhasil cukup baik.

Rabu, 13 Juni 2012

Pentingnya Usaha Sungguh-Sungguh Dalam Memenuhi Keinginan


Awal-awal memiliki mobil, saya tidak berani melakukan perjalanan jauh. Ketakutan itu karena saya belum mahir mengemudi dan tidak memiliki pengetahuan tentang mesin mobil. Padahal, bepergian itu merupakan salah satu kesukaan saya.

Suatu ketika, dua orang teman dari daerah mengajak saya jalan-jalan ke propinsi tetangga. Perjalanan itu mencapai ratusan km jauhnya. Tidak ingin mengecewakan sahabat, sibuklah saya mencari pengemudi. Setelah menghubungi beberapa orang, akhirnya seorang kerabat menyatakan kesediaannya. Dari ucapannya tersirat, bahwa saya harus membayar sejumlah uang dan dia mempunyai waktu terbatas. Tidak mempunyai pilihan lain, saya setujui saja.

Rabu, 23 Mei 2012

Melakukan Pekerjaan Yang Tidak Disukai


Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu. Ungkapan ini sangat relevan dengan pengalaman saya. Dulu, salah satu yang selalu saya coba hindari adalah mendengarkan pidato. Apalagi berpidato. Tetapi, pada akhirnya sebagian besar masa tugas saya berisi pidato. Mendengarkan pidato dan berpidato.

Selesai sekolah, saya tidak memiliki banyak kesempatan untuk memilih pekerjaan. Setelah satu tahun menganggur, saya diterima bekerja pada sebuah institusi pemerintah. Selama kurang lebih 7 tahun saya berusaha menghindar dari berpidato. Padahal, institusi tempat saya bekerja dikenal sebagai tempat bekerjanya orang-orang yang biasa berpidato. Tugas pokok insitusi ini adalah memberikan informasi kepada masyarakat. Waktu itu media yang paling banyak digunakan adalah pidato. Sebelum diterima bekerja di institusi tersebut, saya telah menjalani tes dan kemudian mendapatkan pendidikan dasar tentang pidato dan media massa. Jadi, teori berpidato sudah saya miliki.

Rabu, 09 Mei 2012

Mempersiapkan Bekal Untuk Perjalanan Di Akhirat


Ketika hendak melakukan sebuah perjalanan, lazimnya kita akan menseleksi barang bawaan Barang-barang yang kurang penting, ditinggalkan. Tujuannya, untuk mengurangi beban di perjalanan. Kita ingin agar selama perjalanan itu tidak banyak mengalami kesulitan.

Perjalanan beberapa hari saja, sudah menghendaki adanya persiapan. Bagaimana dengan perjalanan panjang di akhirat nanti. Akan banyak sekali kesulitannya bagi orang-orang yang tidak mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya. Oleh sebab itu, berusahalah mengurangi beban yang harus dipikul. Beban berat itu bernama dosa. Semakin banyak dosa, tentu semakin banyak pula kesulitan yang akan dialami.

Rabu, 18 April 2012

Pentingnya Kecerdasan Mensikapi Peluang


Banyak orang ingin memperoleh sesuatu yang besar. Berbagai cara dilakukan. Namun, tentu saja tidak semua keinginan itu tercapai. Adakalanya, peluang-peluang kecil dilewatkan begitu saja karena tidak sesuai dengan keinginan atau belum sesuai target.

Menginginkan sesuatu yang besar, boleh-boleh saja. Tetapi mengabaikan peluang-peluang kecil tidak selamanya menguntungkan. Mungkin saja, peluang-peluang itu tidak pernah muncul lagi. Kata orang tua-tua dahulu, sesal dahulu pendapatan sesal kemudian tidak berguna.