Senin, 21 Januari 2013

Pernyataan Imam Ahmad Bin Hambal Untuk Mengikuti Sunnah

Ahmad bin Hambal merupakan seorang imam yang paling banyak menghimpun Hadits dan berpegang teguh padanya, sehingga beliau benci menjamah kitab-kitab yang memuat masalah furu’ dan ra’yu.
Beliau menyatakan sebagai berikut:

Janganlah engkau taqlid kepadaku atau kepada Malik, Syafi’i, Auza’i dan Tsauri, tetapi ambillah dari sumber mereka mengambil.


Pada riwayat lain disebutkan:” Janganlah kamu taqlid kepada siapapun dari mereka dalam urusan agamamu. Apa yang datang dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabatnya, itulah hendaknya yang kamu ambil. Adapun tentang tabi’in, setiap orang boleh memilihnya (menolak atau menerima)”. Kali lain dia berkata:” Yang dinamakan ittiba’, yaitu mengikuti apa yang datang dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabatnya, sedangkan yang datang dari para tabi’in boleh dipilih”.

Pendapat Auza’i,  Malik dan Abu Hanifah adalah ra’yu (pikiran). Bagi saya semua ra’yu sama saja, tetapi yang menjadi hujjah agama adalah yang ada pada atsar (Hadits)

Barangsiapa yang menolak Hadits Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, dia berada di jurang kehancuran.
(Sumber : Muhammad Nashiruddin Al-Albani, Sifat Shalat Nabi SAW)

Tidak ada komentar: